Recents in Beach






Ini Dia Daftar Anggota APFI Yang Siap Menghadirkan Film Bermutunya Indonesia Yang Berkelas Dunia


Bagi kita yang suka nonton film pasti akrab dengan nama-nama rumah produksi ternama berikut ini. Nah, sebut saja Starvision, Maxima Pictures, Mahaka Pictures, Falcon Pictures, Rapi Films, Soraya Intercine Film, dan Mizan Pictures. Ketujuh rumah produksi mantul ini ternyata merupakan pendiri Asosiasi Perusahaan Film Indonesia atau yang disingkat APFI.

Bukan cuma itu, di tahun 2019 ini Asosiasi Perusahaan Film Indonesia (APFI) juga menerima anggota barunya, yaitu rumah produksi Hitmaker, Visinema Pictures, dan Screenplay Bumilangit. Artinya ada 10 rumah produksi yang telah menjadi bagian dari keluarga besar APFI yang siap memajukan industri permilman Indonesia dengan mutu tayangan yang kian meningkat.


Sebenarnya siapa sih Hitmaker, Visinema Pictures, dan Screenplay Bumilangit? Kenapa bisa bergabung di APFI ya? Usut punya usut, ternyata tiga rumah produksi ini sudah berkiprah lumayan lama di dunia perfilman. Memang sih, lama saja tidak menjadi persoalan, karena yang paling penting sebenarnya adalah karyanya. Betul gak sobat mantul? Yuk kita lihat apa saja prestasi ketiga rumah produksi mantul di atas!


Hitmaker Studios didirikan pada tahun 2012 oleh Rocky Soraya. rumah produksi ini telah sukses memecahkan rekor MURI (Museum Rekor-Dunia Indonesia) sebagai sutradara pertama di Indonesia yang berhasil menembus angka di atas satu juta penonton dalam empat karya film bergenre horor secara berturut-turut.

Berikutnya, Visinema Pictures yang didirikan oleh Angga Dwimas Sasongko. Rumah produksi yang dibangun sejak 2008 lalu merupakan perusahan film yang sudah melahirkan sejumlah film nasional box-office seperti Cahaya Dari Timur: Beta Maluku (2010), Filosofi Kopi (2015) dan Keluarga Cemara (2019). Sobat mantul pasti sudah nonton satu diantaranya atau bahkan ketiganya ya.

Screenplay Bumilangit yang saat ini dipimpin oleh Bismarka Kurniawan dan Wicky V. Olindo telah melahirkan sejumlah karakter film dan Komik yg lebih dikenal dengan “Bumi Langit Universe”, salah satunya yang dianggap paling fenomenal adalah film Gundala (2019) yang dibintangi Abimana Aryasatya dan disutradarai oleh Joko Anwar. 
Screenplay Bumilangit adalah rumah produksi yang didirikan sejak 2003 lalu. 

Sederet film yang ditayangkan rumah produksi tersebut mampu menyedot perhatian penonton karena kualitas tayangannya yang dianggap bermutu dan penuh pesan. Gak heran ya, kalau ternyata sejak 2015 sampai 2018 jumlah penonton film Indonesia terus meningkat dari yang awalnya berkisar di angka 15 juta penonton sekarang menjadi 50 juta penonton. 


Peningakatan sebanyak tiga kali lipat selama tiga tahun terakhir ini jelas membuat industri perfilman Indonesia semakin optimis untuk menembus pasar internasional, terlebih APFI didukung penuh oleh Erick Tohir dan Dede Yusuf yang merupakan Dewan Pengawas dan Dewan Kehormatan Asosiasi Perusahaan Film Indonesia (APFI).

Kita doakan saja ya sobat mantul, semoga banyak lahir karya-karya berkelas dari para sineas Indonesia yang bisa mendapatkan berbagai pernghargaan di ajang-ajang bergengsi dunia. 

Posting Komentar

0 Komentar